• SALAH SATU MAHASISWA STIP-GK MA.BULIAN MINTA KEBIJAKAN SETELAH DIKELUARKAN DARI BEASISWA KIP (73.75%)

    SALAH SATU MAHASISWA STIP-GK MA.BULIAN MINTA KEBIJAKAN SETELAH DIKELUARKAN DARI BEASISWA KIP

  • SALAH SATU MAHASISWA STIP-GK MA.BULIAN MINTA KEBIJAKAN SETELAH DIKELUARKAN DARI BEASISWA KIP (75%)

    SALAH SATU MAHASISWA STIP-GK MA.BULIAN MINTA KEBIJAKAN SETELAH DIKELUARKAN DARI BEASISWA KIP

  • SALAH SATU MAHASISWA STIP-GK MA.BULIAN MINTA KEBIJAKAN SETELAH DIKELUARKAN DARI BEASISWA KIP
  • SALAH SATU MAHASISWA STIP-GK MA.BULIAN MINTA KEBIJAKAN SETELAH DIKELUARKAN DARI BEASISWA KIP
< =

SALAH SATU MAHASISWA STIP-GK MA.BULIAN MINTA KEBIJAKAN SETELAH DIKELUARKAN DARI BEASISWA KIP

0

Rabu, 17 November 2021||13:01 Wib

Batanghari lsmdankriminal - Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP-Graha Karya) merupakan salah satu sekolah perguruan tinggi yang berada di kota muara bulian Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi.Rabu,17/11/21.

Adapun Sistem pengajaran perguruan tinggi pada kampus STIP-Graha Karya didukung oleh staf pengajar atau dosen-dosen terbaik dan berkompeten dibidang keilmuannya, serta didukung dengan fasilitas penunjang pendidikan yang lengkap sesuai dengan jurusan ataupun program studi yang ada di era jaman sekarang.


Akan tetapi disetiap interen sekolah pasti ada sesuatu yg terkendala dari dosen atau ataupun dari siswanya.Seperti halnya yg dialami oleh SBR salah seorang siswa STIP-GK Muara bulian yg sempat menyampaikan keluhannya kepada awak media.

"Saya selaku mahasiswa STIP-GK dikampus ini sangat menyayangkan atas keputusan dari pihak Kampus karena akan membuat sebuah keputusan mengeluarkan saya dari beasiswa Kartu Indonesia Pintar(KIP),dan karena sebuah alasan dari pihak kampus bahwa saya telah banyak melanggar aturan dari pihak kampus,akan tetapi saya sudah menyadari kesalahan saya itu semua dan pernah memohon minta maaf kepada pihak sekolah,saya sangat memohon sekali kepada sekolah agar memberikan sebuah kebijakan kepada saya karena keluarga dan saya sangat membutuhkan KIP tersebut,"ujar SBR


"Keluarga saya bukan tergolong dari keluarga yg mampu,banyak sekali yg harus saya keluarkan untuk menujang biaya sekolah saya sementara orang tua saya harus banting tulang untuk adik adik saya."ujar SBR


"Kalau memang pihak sekolah tetap akan mau mengeluarkan saya dari KIP yahh harus gimana lagi,akan tetapi sekiranya bisa menghapuskan semua KIP kepada siswa yg lainnya juga yg ada di sekolah ini supaya ada kebijaksanaan agar tidak ada rasa kecemburuan sosial diantara saya pak,"tambah SBR.


Saya baru menginjak semester ke-tiga masih panjang waktu yg akan saya tempuh untuk mencukupi biaya sekolah dan itulah permohonan besar saya terhadap pihak sekolah walaupun saya sudah dikeluarkan dari KIP agar kiranya semua dihapuskan supaya tidak ada kesenjangan antar siswa, selama ini juga saya sudah berusaha memberikan yg terbaik untuk kampus STIP-GK Muara bulian ini".tutupSBR.