• Press release polres batanghari penindakan perkara akhir 2021 pukesmas bungku jadi sorotan wartawan  (56.34765625%)

    Press release polres batanghari penindakan perkara akhir 2021 pukesmas bungku jadi sorotan wartawan

  • Press release polres batanghari penindakan perkara akhir 2021 pukesmas bungku jadi sorotan wartawan  (56.34765625%)

    Press release polres batanghari penindakan perkara akhir 2021 pukesmas bungku jadi sorotan wartawan

  • Press release polres batanghari penindakan perkara akhir 2021 pukesmas bungku jadi sorotan wartawan
  • Press release polres batanghari penindakan perkara akhir 2021 pukesmas bungku jadi sorotan wartawan
< =

Press release polres batanghari penindakan perkara akhir 2021 pukesmas bungku jadi sorotan wartawan

0

Kamis, 30 Desember 2021||19:57 Wib


Batanghari lsmdankriminal.com- Proses hukum pembangunan gedung puskesmas bungku kecamatan Bajubang kabupaten Batanghari menjadi Sorotan awak media.

berkas ke 7 orang tersangka sudah di jaksa penuntut umum (JPU) kejaksaan negeri Muara Bulian,Pembanguna gedung Puskesmas rawat inap desa Bungku kecamatan Bajubang kabupaten batang hari propinsi Jambi sepanjang tahun 2021 cukup penomenal, dan menjadi perhatian masyarakat luas yang ada di kabupaten Batanghari yang juga dijuluki kabupaten bumi serentak bak ragam tersebut. 

pasalnya pembangunan gedung Puskesmas yang menelan dana Rp 7.207.406, Milyar, yang bersumber dari Dana Alokasi khusus(DAK) untuk sekarang dalam proses penyidik dan penyelidikan oleh  tindak pidana Tipidkor Polres batang hari.

" Penyelidikan, dan penyidikan di mulai pada bulan Maret 2021 yang lalu, hal ini di Sampaikan langsung oleh Kapolres Batang hari AKBP.Heru Ekwanto.S.I.K. kamis 30/12/2021, saat Press Release akhir tahun 2021, di lantai ll Aula Satlantas Polres batang hari. 

" Kapolres batang hari juga berharap kepada rekan rekan  wartawan maupun LSM termasuk seluruh masyarakat agar terus membantu mengawal kasus dugaan korupsi pembangunan gedung Puskesmas rawat inap desa Bungku hingga ingkrah, " ungkapnya.


"Ya kita kawal terus kasus tersebut hingga tuntas ujar Kapolres,"dan beliau juga menyebut hingga kini berkas tujuh orang yang telah di tetapkan sebagai tersangka dalam pembangunan gedung Puskesmas tersebut sudah berada di JPU kejaksaan negeri Muara Bulian, pada bulan Oktober 2021 yang lalu,"

"Lanjut kapolres, " berkas awalnya sudah kita sampaikan ke pihak JPU, dalam surat yang di sampaikan oleh pihak JPU masih terdapat kekurangan alat bukti yang lain, maka pihak penyidik Kembali memenuhi apa yang di pinta,dalam melengkapi Berkas Acara pemeriksaan(BAP), selama kurun waktu 14 hari kembali kita di minta untuk melengkapi BAP tersebut, mulai dari beberapa saksi, keterangan ahli yang di butuhkan hingga melengkapi bukti-bukti lainnya sebutnya.

"Saat ini pun kita masih menunggu kapan berkas BAP tersebut di nyatakan lengkap P.21. nya.Sepertinya di sengaja, ada hal- hal yang menyebabkan berkas BAP ini untuk di mentahkan" tegas Kapolres.(***)