• Dugaan Kepala Desa Tilap Uang Bantuan Korban Kebakaran (222.22222222222%)

    Dugaan Kepala Desa Tilap Uang Bantuan Korban Kebakaran

  • Dugaan Kepala Desa Tilap Uang Bantuan Korban Kebakaran (133.33333333333%)

    Dugaan Kepala Desa Tilap Uang Bantuan Korban Kebakaran

  • Dugaan Kepala Desa Tilap Uang Bantuan Korban Kebakaran (222.22222222222%)

    Dugaan Kepala Desa Tilap Uang Bantuan Korban Kebakaran

  • Dugaan Kepala Desa Tilap Uang Bantuan Korban Kebakaran
  • Dugaan Kepala Desa Tilap Uang Bantuan Korban Kebakaran
  • Dugaan Kepala Desa Tilap Uang Bantuan Korban Kebakaran
< =

Dugaan Kepala Desa Tilap Uang Bantuan Korban Kebakaran

0

Senin, 01 November 2021||21:41 Wib


Tanjabtim,lsmdankriminal- Kebakaran Hebat yang pernah terjadi di Mendahara Tengah Dalam Beberapa bulan Yang Lalu Seperti nya masih menjadi Luka Yang begitu mendalam.

Bagaimana tidak harta benda bahkan rumah mereka habis di lalap si jago merah dan rata dengan tanah. Tak ada satu pun barang yang bisa di selamat kan dalam insiden tersebut.

Walau kejadian tersebut sudah lewat , tetapi peristiwa itu ternyata masih berlanjut. Bukan karena kebakaran nya,, tetapi karena ada dugaan kepala desa tilap uang bantuan dari denatur,dan juga pemerintah desa dinilai Tebang pilih dalam memberikan bantuan terhadap masyarakat yang menjadi korban tersebut.

Saat didatangi pihak media kepala desa mengaku semua korban mendapatkan bantuan, nyatanya untuk bantuan dari kementerian sosial tidak seluruhnya dapat.

Saat di mintai keterangan salah satu warga mengatakan "saat terjadi kebakaran ibu kades kami, hampir setiap hari mentransfer uang ke rekening pribadi nya, nominal nya bukan sedikit,kurang lebih 300jutaan, saya merasa curiga padahal ibu kades kami tidak mempunyai usaha lain,kok bisa transfer 10 juta setiap harinya ucapan narasumber.

Dengan bukti terlampir, saat awak media menanyakan hal tersebut, terkait bukti transfer ke rek BRI/rekening bank 9 Jambi,ibu  kades memberikan jawaban, begini katanya bu kades, memang benar saya transfer ke rekening pribadi saya, dengan waktu kejadian kebakaran, hampir setiap hari,tapi itu uang saya dapat pinjam online, untuk bayar utang karna utang saya sama masyarakat banyak, ucap dari bu kades dengan nada yang merendah.

Salah satu warga menuturkan  "masak saya tidak mendapatkan bantuan, sedangkan sekdes Bae yang rumah nya duo dapat Galo, " ujarnya dalam bahasa daerah. 

Pihak media pun langsung mengkonfirmasi ke kades saat ditemui di ruangan kantor kades mengatakan bahwa dirinya sendiri juga sedang bingung, selain Masalah yang menimpa desa nya dirinya juga terlilit Hutang Pinjol Yang jumlah nya mencapai Ratusan Juta, yang harus dibayarkan nya setiap hari kurang lebih 10 JT perhari.

Hal ini diketahui setelah beredar bukti kades tersebut menyetor uang setiap hari ke rekening pribadi nya di bank 9 dan bank Masyarakat meminta kepada instansi yang terkait agar dapat mencari kebenaran.