• BUPATI BATANGHARI SERAHKAN BANTUAN UMKM KEPADA PELAKU USAHA YANG TERDAMPAK PADEMI (51.302083333333%)

    BUPATI BATANGHARI SERAHKAN BANTUAN UMKM KEPADA PELAKU USAHA YANG TERDAMPAK PADEMI

BUPATI BATANGHARI SERAHKAN BANTUAN UMKM KEPADA PELAKU USAHA YANG TERDAMPAK PADEMI

0

Selasa, 14 September 2021 14:12 Wib


Batanghari lsmdankriminal.com- Bertempat di pendopo rumah dinas, Bupati Batanghari M. Fadhil Arief,SE serahkan secara simbolis buku tabungan bantuan stimulus ekonomi kepada 8 orang pelaku usaha perorangan yang terdampak akan Covid-19.Senin,13/09/21.

Bersumber dari dana Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah(APBD) Kabupaten Batanghari, bantuan stimulus ini di peruntukkan bagi para pelaku usaha perorangan di Kabupaten setempat.

Acara tersebut Di hadiri oleh Wakil Bupati Batanghari, H.Bakhtiar SP, para Asisten Setda, unsur Forkopimda, dan Para tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Fadhil berpesan kepada seluruh penerima bantuan stimulus ini untuk dapat menggunakan sebagaimana mestinya.

” Bantuan ini merupakan salah satu bentuk perhatian dari Pemda terhadap para pelaku usaha UMKM yang terdampak dari pandemi Covid-19 agar usahanya tetap berjalan,” Ungkapnya.

Baca juga:Sekda Batanghari lantik Empat PJ.Kepala desa Diwiliyah Kabupaten Batanghari Tahun 2021

Usai kegiatan, Plt Kadis Perindagkop Batanghari Drs H Hendri Jumiral MM menyampaikan jumlah penerima bantuan stimulus yang akan di salurkan yakni sebanyak 678 orang pelaku usaha.

” Setelah melalui verifikasi, baik itu dari Kecamatan maupun kabupaten berkas yang lulus penyaluran ditahap pertama yakni sebanyak 678 pelaku UMKM,” Ujarnya kepada media.

Hendri juga menyampaikan untuk mencukupi target kuota awal bantuan stimulus, Diskoperindag kembali akan mengusulkan penyaluran tahap selanjutnya dengan target sebanyak 556 calon penerima.

” Target awal bantuan stimulus ini berjumlah 1.234 penerima, jadi kita akan kembali mengusulkan sebanyak 556 calon penerima,” Papar Hendri Jumiral.

” mengenai tahapan pengajuan dan verifikasinya masih sama seperti pada tahapan pertama, yakni pengajuan melalui Desa dan Kelurahan terlebih dahulu,” Pungkasnya.

Acara di lakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.